Tiyuh Wonokerto berdiri tahun 1982, terdiri dari Dusun 7, Dusun 8, Dusun 9 Menggala Mas. Pada Tahun 2001 masyarakat dan tokoh mengajukan Dusun 7,8 dan 9 untuk menjadi Tiyuh Persiapan. Pada tahun 2003 Tiyuh Wonokerto (Dusun 7.8.9) tersebut berdiri menjadi yang namanya Tiyuh Wonokerto yang dimekarkan oleh Tiyuh Menggala Mas, dan jadi Tiyuh Definitif hingga sekarang.
Penduduk Tiyuh Wonokerto terdiri dari masyarakat jawa, Sunda, Lampung , dan lain sebagainya. Tiyuh Wonokerto karena dimekarkan dari Tiyuh mengala Mas, maka Tiyuh ini berada di dalam wilayah Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Asal mula Wonokerto nama ini adalah dari Tokoh-tokoh yang ada dan masyarakat mengartikan bahwa “Wono” adalah hutan/Alas hutan, Kerto artinya : Ramai. Jadi yang dulunya alas hutan, karena di buka oleh sekelompok orang-orang terdahulu maka jadilah Ramai, maka jadilah sebuah Tiyuh yang namanya Wonokerto.
Jarak Tiyuh Wonokerto ke Kecamatan ± 30 Km dan Kabupaten ± 35 Km sehingga jarak tempuh ke Kecamatan lebih panjang. Jadi penduduk Tiyuh Wonokerto ini semua yang ada lahan baik perumahan, pertanian, perkebunan masyarakat melalui transaksi jual beli, bukan transmigrasi pemerintah.
Maka dari tahun ke tahun masyarakat dengan sabar, dengan tenaga yang terbatas mulai dari pembukaan hutan sampai jadi Tiyuh yang dibanggakan ini. Alhamdulilah Tiyuh tersebut sudah dinikmati, aman, tentram, walaupun masih banyak rintangan untuk ke depannya.
Nama-nama Kepalo Tiyuh dari tahun 2001 – 2002 dipimpin oleh Zainal Abidin pada saat Tiyuh Persiapan. Pada Tahun 2003 – 2021 dipimpin oleh Heri Santo pada saat Tiyuh Divinitif. Pada Tahun 2021-2027 dipimpin oleh Beniyansah.S.T.
Demikianlah penjelasan sejarah Tiyuh Wonokerto yang dulunya penduduknya masih primitive dan sekarang menjadi penduduk yang maju dan berkembang secara modern.